Meski Tak Lulus SD, Sanawi Bisa Jadi Usahawan yang Inspiratif

Sanawi, hanya bisa mengenyam bangku pendidikan hingga kelas 1 sekolah dasar saja. Tak lama setelah itu, di usia yang masih belia, ia harus menjadi kuli bangunan. Namun siapa sangka, nasibnya bisa berubah. Tentu saja, itu bisa terjadi karena tekad keras dan kemauan untuk maju yang dimilikinya. Oleh sebab itu, ia berhak menerima asuransi wakaf Allianz!

Meski Tak Lulus SD, Sanawi Bisa Jadi Usahawan yang Inspiratif

Lahir dari Keluarga Miskin
Kisah Sanawi memang penuh liku. Ia lahir dari keluarga yang miskin. Oleh sebab itulah, ia tak bisa menamatkan pendidikannya di bangku sekolah dasar. Sebab ia hanya sempat duduk di bangku kelas 1 SD, ia tak fasih membaca dan menulis. Ia sering diejek teman-temannya karena hal itu.

Di tengah segala keterbatasan yang dimilikinya, ia memilih untuk menjadi penggembala sapi milik orang lain untuk membantu keuangan keluarga. Ia juga sempat mencoba merantau ke Jakarta di usia 16 tahun. Namun, ia harus kembali karena ditinggal teman-temannya di Terminal Pulogadung.

Namun, tak lama kemudian, ia memutuskan kembali ke Jakarta dan menjadi kuli bangunan. Setelah beberapa tahun, ia memutuskan untuk pindah ke Samarinda dan di kota ini pun ia menjadi kuli bangunan. Setahun merantau di Samarinda, keuangannya tak mengalami perbaikan. Akhirnya ia memutuskan untuk mencari tambahan dari berjualan es krim.

Dengan modal hasil pinjaman dari teman, ia berkeliling menggunakan sepeda menggunakan es krim buatannya. Harga yang ditawarkan murah, hanya Rp1.000,- saja per cone. Namun, hasilnya cukup besar. Dalam sehari ia bisa membawa pulang hingga Rp150.000,-. Pada akhirnya, ia belajar membaca dan menulis dari anaknya untuk menunjang bisnisnya.

Keinginannya untuk maju membuatnya mengajak teman-teman untuk bekerja berjualan es krim sepertinya. Usaha tersebut menurut rekannya pun lebih menguntungkan dibanding jadi kuli bangunan. Sampai kini, ia pun masih membantu rekan kerjanya menjadi lebih baik dengan berjualan es krim.

Asuransi Allianz Wakaf
Meski lahir dari keluarga tak berada, Sanawi membuktikan bahwa ia bisa sukses dan membantu sesama dari mana saja. Oleh sebab itu ia bisa menerima anugerah asuransi Allianz wakaf untuk membuatnya bisa terus membantu teman-teman dan warga sekitar tempatnya tinggal.

Dengan dana yang didapat dari asuransi wakaf Allianz, Sanawi bisa mendapat perlindungan seperti perlindungan asuransi jiwa dasar, perlindungan dari penyakit kritis, perlindungan cacat total dan masih banyak lagi yang tentunya sangat berguna.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Meski Tak Lulus SD, Sanawi Bisa Jadi Usahawan yang Inspiratif