Puisi Rindu Masa Kecil Singkat Kepada Sahabat

Puisi Rindu Sahabat Islami Paling baik - Memperlihatkan kerinduan yang amat dalam pada orang dicintai entah pada siapa saja yang namanya rindu itu tak hanya pada kekasih contohny rindu ibu, ayah, sahabat, kawan serta juga tak sedikit yang lainnya. Tetapi pada saat sendirianlah yang membikin rindu itu tak dapat ditebak sebab pada saat sendiri itu bakal memikirkan alangkah indahnya pada saat kami bersama orang yang disayangi mungkin peristiwa yang kalian ingat dengan orang itu mengingatkan alangkah tersanjungnya dengan orang yang kalian rindu.

Bila waktunya berpisah itu kekecewaan bakal datang tetapi tentu ada waktunya berpisah yang kadang sangat tak kami inginkan berpisah pada orang orang yang kami sayangi. Tentunya ada pertemuan ada juga perpisahan itulah kata kata yang tak jarang kami dengar serta itu pun terjadi pada kami sendiri tinggal kami saja yang kembali berfikir lebih dewasa serta itulah menjadi pelajaran bagi kami wajib rela melepaskan orang yang disayangi berangkat serta mungkin lama bakal kembai. Puisi rindu sahabat bakal saya berikan dibawah ini untuk kalian yang mau mengirimkan pada shabat tercinta.

Puisi Rindu

Puisi Rindu


Kerinduan Aku Terangkum
Apabilalau dibelah dada diriku
Akan nampak semuanya yang ada pada angan
Adanya gunung, lembah, pohon di pinggiran sawah
Adanya jalan setapak menuju rumah
Adanya rinduku disana

Tetapi adanya kota lawas
Dengan gedung gedung reruntuhan
Dan langit pun terbakar menyalakan merah
Ada juga hehutanan rimba
Tempatnya nyawa tersesat
Terbayangkan di dalamnya lengking rusa
Yang berlari dengan kakinya terluka

Telah mengumandangkan sebelumnya pernah bersuara
Apabila kerinduan tak terangkum didalam dada
Bagaimanakah kata seakan terbit dari tiada
Tangan pun bakal hampa meraihnya ke udara

Merindu Bagai Batu
Masihkah ku terpaku
Retaknya muka remuk ragaku
Merindukan kalian bagai batu

Tatapan matanya slalu di atas angan
Merajutkan kerinduan bergelayut
Menunggu kalian bagai batu

Di hati aku terpendam
Bungkamnya di dalam diam sang malam
Merindukan engkau bagai batu

Hampanya didalam bayangan siang
Kosongnya didalam tenangnya malam
Merenungi kalian bagai batu

Pelabuhan Terbaru Disaat Kau Pergi
Kabutnya kehitaman terkatup membisu
Menawannya Rembulan yang terpucat pasi...
Sementara Sepinya menghimpit kesunyian
Melahirkan guratan guratan perihnya didalam hati

Ku makin tak berdaya
Terpinggirkan oleh beribu ribu rasa kesepian
Dan Jiwa aku menggigil...
Tenggelamnya didalam putaran tiada beres

Batin aku menghamba...
Kepada bayangan tanpa maksud
Kepada lentera yang mulai meredup
Dan rinduku yang tak berujung

Kini ku kembali di sini...
Di pelabuhan terbaru ini disaat engkau pergi
Dan ku bakal tetaplah disini
Hingga engkau kembali lagi...

Tak Sanggup Menahan Lagi
Rindu aku tak tertahan lagi
Menunggu keberadaan dirimu
Rindu aku slalu merintih
Terbuktigil - manggilkan nama dirimu

Rindu aku gitu kuatnya
Tidak terbendung lagi...
Makin kuatnya
Makin tak terbendung

Makin ku merindukan kepadamu
Makin merintih tubuhku ini
Makin merintih...
Makin sakitnya menusuk kehati

Anginya memberi tau rinduku ini
Menghantarkan sang rinduku kepadanya
Menghembuskan melewati semilir kamu
Biarlah ia merasakan rinduku yang tak terbendung ini...

Dawai Kerinduan
Aku titipkan ceritaku ini terhadap dingin yang menerpaku
Akuu tebarkan rasaku ini bersama dayu seruling yang menggembala
Aku gantung asaku ini di tepi lengkungan bianglala...
Dan bahkan...

Aku selipkan rinduku ini didalam tumpuk bebatuan
Aku benamkankan cintaku ini didalam genangan lautan
Aku simpan kerinduan ku ini didalam rumah pasir dipantai
Sampai... Lagi... serta lagi...

Aku buatkan untaian kerinduan aku ini sebagailah dawaiku doa daku
Aku mendendangkan syair ke rinduan inilah jadikan kidung di hati
Aku jadikan bias rinduku ini buat pelengkap kesepian

Puisi Rindu di atas mungkin sanggup membikin kalian yang sedang dilanda kerinduan dapat terobat alias dapat juga kalian kirimkan puisi rindu bunda itu terhadap orang yang kalian sayangi melewati sms, twitter, facebook serta juga media sosial yang lainnya. Buat kalian yang sedang dilanda asmara.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Puisi Rindu Masa Kecil Singkat Kepada Sahabat